29. Mengasuransikan Lebaran

Lebaran sebentar lagi menjelang. Perlukah asuransi untuk menyambutnya?

Dengan penduduk sebagian besar beragama Islam, tak pelak hari raya Idul Fitri atau lebaran menjadi momen perayaan penting dan semarak setahun sekali. Banyak ragam aktivitas dan kemeriahan yang dilakukan seputar lebaran. Mulai dari mudik atau pulang kampung, silaturahim dengan kerabat, berwisata, belanja baju baru, memasak berbagai kuliner khas lebaran dan seterusnya.

Aktivitas-aktivitas itu tentu memiliki beberapa risiko yang mengiringinya. Barangkali ada baiknya mempertimbangkan perlindungan asuransi tertentu terkait dengan lebaran.

ketupat frm duniapajakdotidSource: http://www.duniapajak.id

 

Risiko terhadap kendaraan bermotor

Mudik atau pulang kampung adalah salah satu agenda paling penting seputar lebaran. Jutaan orang Indonesia kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama sanak keluarga. Mereka menggunakan berbagai moda transportasi, darat, laut maupun udara.

Tidak sedikit tentunya yang membawa kendaraan pribadi, menyetir hingga ratusan bahkan ribuan kilometer. Bila anda salah satunya, ada baiknya memastikan bahwa mobil telah terlindungi dengan asuransi.

Bila anda membeli mobil baru atau bekas dari dealer, terutama bila menggunakan fasilitas pembiayaan bank atau multi-finance, besar kemungkinan telah diasuransikan. Bahkan mungkin untuk beberapa tahun sepanjang periode cicilan. Premi asuransinya biasanya menjadi bagian hutang anda. Namun demikian, adalah bijak bila anda memastikan bahwa asuransi tersebut telah mencukupi, terutama apakah semua risiko utama telah dilindungi. Jenis perlindungan asuransi mobil terdiri dari:

1. Total Loss Only (TLO).

Perlindungan ini hanya mengganti kerugian bila mobil anda mengalami kerugian total oleh berbagai sebab seperti kecelakaan, kebakaran atau kehilangan (pencurian).  Kerugian total sering didefinisikan bila biaya untuk memperbaiki atau memulihkan atau mengembalikan ke keadaan semula telah mencapai atau melebihi 75% dari nilai mobil sesaat sebelum kejadian kecelakaan atau kerusakan. Jadi, bila kendaraan anda terlibat kecelakaan dan setelah dikalkulasi ternyata biaya perbaikan tidak sampai 75% dari harga mobil, maka ia dikategorikan partial loss (kerugian sebagian) dan tidak diganti oleh perlindungan ini. Dengan kata lain, anda harus mengeruk kantung sendiri.

2. Perlindungan komprehensif.
Oleh karena itu, adalah tindakan bijaksana untuk memastikan bahwa mobil anda dijamin dengan perlindungan komprehensif, dimana segala kerusakan atau sekedar bonyok meski kecil akan diganti, sehingga mobil mulus kembali seperti sedia kala. Tapi, tentu saja tetap ada risiko sendiri hingga batas tertentu yang harus anda tanggung, yang bagaimanapun jumlahnya relatif kecil.

3. Tanggung jawab terhadap pihak ketiga.

Dalam setiap kecelakaan lalu lintas, hampir selalu dapat diidentifikasi pihak yang bersalah, dan ia bisa saja anda. Pihak lain yang terlibat atau terdampak dari kecelakaan dapat menuntut ganti rugi kepada anda, atas cedera atau sakit yang mereka derita atau kerusakan harta benda mereka.

Di banyak negara, tanggung jawab terhadap pihak ketiga merupakan pertanggungan yang wajib dimiliki oleh pemilik kendaraan. Landasannya adalah bahwa tujuan utama dari asuransi adalah untuk melindungi para pemakai jalan dari kecelakaan atau kerugian yang disebabkan kesalahan atau kelalaian pihak lain, terutama pengendara. Namun tidak demikian halnya di Indonesia, asuransi kendaraan bermotor termasuk tanggung jawab terhadap pihak ketiga sifatnya sukarela, bukan wajib. Oleh karena itu diperlukan kesadaran pemilik kendaraan untuk memastikan mereka memiliki perlindungan itu.

Mengingat kerugian yang diderita pihak ketiga dapat sangat tinggi ada baiknya anda memastikan limit perlindungan ini mencukupi. Biaya pengobatan kian hari kian mahal atau anda mungkin saja menabrak mobil mewah yang biaya perbaikannya mahal pula. Jadi, limit tanggung jawab pihak ketiga sebesar sepuluh juta rupiah misalnya, rasanya tidak mencukupi untuk hari ini.

4. Perlindungan terhadap bencana alam.

Kendaraan anda bisa saja terjebak atau terdampak bencana alam dalam perjalanan mudik ke kampung halaman. Misalnya jalur yang anda pilih ternyata terkena banjir dan mobil anda tergenang. Atau mobil anda rusak tertimpa material longsor. Masalahnya kerugian akibat bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir dan lainnya dikecualikan atau tidak dijamin oleh polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia (PSAKBI). Bila anda merasa memerlukannya, ia merupakan jaminan tambahan dengan tambahan premi tentunya.

Risiko perjalanan

Meski tidak membawa kendaraan pribadi, anda tentu juga terpapar pada banyak risiko selama perjalanan mudik. Kendaraan umum yang anda tumpangi dapat saja terlibat dalam kecelakaan yang menimbulkan kerugian harta benda, cedera tubuh bahkan terenggutnya jiwa. Bahkan hal tak wajar sebagaimana beberapa tahun lalu mungkin terjadi dimana kemacetan parah berhari-hari di jalan tol yang baru dibuka, yang merenggut beberapa nyawa. Oleh karena itu, baik juga untuk mempertimbangkan asuransi perjalanan.

Perlindungan utama yang diberikan oleh asuransi perjalanan pada dasarnya adalah perlindungan kecelakaan diri (personal accident). Kemudian ditambahkan ganti rugi atau santunan untuk risiko-risiko lain yang secara spesifik terkait dengan perjalanan seperti pembatalan atau penundaan keberangkatan, kehilangan atau tertundanya kedatangan bagasi, kehilangan uang atau kartu kredit, kehilangan dokumen perjalanan (paspor) dan sebagainya.

Sebagaimana umumnya asuransi kecelakaan diri, asuransi perjalanan mengganti kerugian atas kematian, cacat tetap, cacat sementara, cacat sebagian dan seterusnya. Limit ganti rugi terbesar biasanya untuk kematian dan cacat yang permanen dan total. Sedangkan kecacatan lainnya diberikan dengan jumlah lebih kecil mengikuti skala persentase tertentu.

Perlindungan kecelakaan diri boleh dikata salah satu produk asuransi yang mudah didapat. Bahkan bisa jadi anda sebenarnya memiliki asuransi kecelakaan diri tanpa anda sadari. Misalnya, bank anda mungkin saja memberikan benefit asuransi kecelakaan diri secara otomatis untuk setiap penabung atau pemegang kartu kredit. Anda mungkin pernah ditelepon dari bank penerbit kartu kredit yang menawarkan asuransi ini, karena preminya relatif murah, anda lalu menyetujui. Kemudian anda lupa. Asuransi perjalanan mungkin pula ditawarkan saat anda membeli tiket kendaraan umum, terutama pesawat terbang. Kantor atau sekolah anda mungkin pula memiliki polis kumpulan kecelakaan diri, dimana anda pun termasuk yang dilindungi.

Selain itu, anda tentu dapat pula menyengaja membeli asuransi kecelakaan diri untuk melindungi anda dan keluarga sepanjang waktu. Proses pembeliannya pun kini semakin mudah dan cepat, dengan adanya layanan pembelian asuransi online. Jadi, dapat terlihat bahwa ada kemungkinan anda telah memiliki perlindungan asuransi kecelakaan diri yang tumpang tindih. Namun itu tak mengapa, saat terjadi kecelakaan anda dapat mengklaim kepada semuanya. Hal ini karena, berbeda dengan lini asuransi property (harta benda), asuransi kecelakaan diri tidak menganut prinsip indemnity (bahwa ganti rugi harus sebesar kerugian aktual, tidak boleh lebih).

Namun bagaimanapun, yang terpenting adalah mengetahui anda terlindungi dan dengan jumlah mencukupi. Tak ada gunanya punya banyak polis, tapi perlindungan yang diberikan serba tanggung dan tidak memadai.

Beberapa perusahaan asuransi bahkan mengemas paket asuransi yang dilabeli asuransi mudik yang pada dasarnya adalah asuransi kecelakaan diri yang ditambahkan dengan perlindungan-perlindungan lain yang relevan selama mudik.

bagi-pengemudi-pemula-kenali-karakter-jalur-mudik from Merdeka
Source: Merdeka

Risiko-risiko terhadap rumah

Risiko kebakaran dianggap sebagai risiko utama terhadap rumah. Bisa jadi dibulan puasa atau mendekati hari raya tingkat risiko kebakaran rumah tinggal meningkat seiring semakin sibuknya dapur masing-masing rumah. Karenanya kebanyakan rumah dilindungi dengan polis asuransi kebakaran yang memberi perlindungan atas kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran (fire), petir (lightning), ledakan (explosion), kejatuhan benda dari pesawat terbang (aircraft) serta asap (smoke) Perlindungan dasar ini sering disingkat menjadi FLEXAS. Namun, benarkah perlindungan itu memadai?

Pada kenyataannya rumah tinggal terpapar pada banyak risiko lain. Bencana alam misalnya, baik berupa gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, angin ribut dan sebagainya. Ada pula risiko gejolak sosial seperti huru hara bahkan terorisme. Yang jelas, risiko-risiko tersebut dikecualikan oleh polis standar asuransi kebakaran Indonesia (PSAKI).

Ada satu lagi risiko yang perlu dipertimbangkan penutupan asuransinya, yaitu kebongkaran (bulglary). Ia tentu sangat relevan bila anda berangkat mudik ke kampung halaman sehingga rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong. Meski dikomplek anda ada Satpam atau Hansip berjaga-berjaga, namun tidak ada salahnya melengkapi perlindungan dengan asuransi kebongkaran. Untuk risiko komersil, asuransi kebongkaran dapat dibeli melalui polis terpisah, namun tidak demikian halnya dengan risiko residensial. Risiko kebongkaran biasanya disediakan sebagai perluasan asuransi kebakaran, dengan tambahan premi tentunya.

Solusi terbaik untuk risiko-risiko rumah tinggal adalah dengan membeli produk asuransi homeowner atau householder. Ini adalah polis yang membundel perlindungan terhadap berbagai risiko yang mengancam rumah tinggal kedalam satu paket perlindungan asuransi. Biasanya paket ini melindungi rumah dari kebakaran, kebongkaran, bencana alam, huru-hara bahkan mungkin pula tanggung jawab terhadap pihak ketiga (personal liability). Jadi, bila anda dituntut oleh tamu yang tergelincir setelah menginjak kulit pisang di teras rumah anda, maka anda mendapat ganti rugi dibawah bagian tanggung jawab terhadap pihak ketiga.

 

Risiko kesehatan

Perjalanan mudik bisa melelahkan dan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga mudah dihinggapi penyakit. Mengkonsumsi beraneka ragam makanan dan minuman selamaan perayaan lebaran dapat pula menimbulkan persoalan kesehatan. Sakit perut karena keracunan makanan, misalnya. Oleh karena itu, memiliki perlindungan asuransi kesehatan yang memadai sepanjang waktu tetap merupakan tindakan bijak. Bila anda bergabung dengan BPJS, semestinya sudah mencukupi, karena dengannya anda dapat mengakses layanan kesehatan dimana saja di Indonesia. Namun, bila anda juga memiliki tambahan perlindungan asuransi kesehatan, dari perusahaan pemberi kerja misalnya, itu tentu lebih baik.

Selamat mudik dan berhari raya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s