Tiga puluh tahun Allah menunggu…

Malam itu saya meninggalkan kantor tepat saat azan Isya berkumandang.  Udara sejuk selepas hujan.  Tanah masih basah.  Berjalan kaki menuju stasiun LRT Ampang Park dan saya putuskan berhenti di surau Tabung Haji untuk ikut shalat Isya berjamaah.  Pas sekali, iqamah terdengar saat saya membuka pintu surau yang terletak disudut depan bangunan yang berdesain unik itu.  … Continue reading Tiga puluh tahun Allah menunggu…

Advertisements

Kisah nyata: tabrakan di tiga negara

MalaysiaTiga hari yang lalu.  Mendung mengurung Kuala Lumpur sepagi itu.  Istri saya Ida menyetir pulang selepas mengantar si nomor dua Zaki ke sekolahnya.  Dua ratus meter dari rumah, menjelang tikungan terakhir, hujan lebat mengguyur tiba-tiba.  Sudah tabiat Kuala Lumpur, hujan deras turun kerap tanpa gerimis rinai. Ida mendadak teringat jemuran yang baru digantungnya pagi itu. … Continue reading Kisah nyata: tabrakan di tiga negara

Dialog dengan Presiden tentang IPB

Lini masa saya hari-hari ini riuh rendah oleh gelombang tanggapan alumni IPB atas kritik Presiden Jokowi saat berpidato dalam Dies Natalis IPB ke-54.  Apalagi kalau bukan soal lulusan IPB yang bekerja dibanyak bidang lain, tidak ada yang jadi petani.Sebagai alumni IPB yang tersesat di industri asuransi, maka izinkan saya nimbrung barang sebait dua.Sesungguhnya kritikan itu … Continue reading Dialog dengan Presiden tentang IPB

Karena Rohingya tak lagi bisa menunggu

Source: TheWire.inKelekatan suatu kaum pada tanah kelahiran tumpah darahnya pastilah sangat erat. Nyawa pun dipertaruhkan untuk mempertahankannya. Keputusan terakhir meninggalkan kampung halaman barulah akan diambil bila bahaya yang mengancam demikian buruknya, hingga bertahan disana dapat berujung musnahnya kaum itu hingga keakar-akarnya. Kaidah ini berlaku pada semua kaum, suku dan bangsa diseluruh dunia. Tidak terkecuali Rohingya.Malangnya, … Continue reading Karena Rohingya tak lagi bisa menunggu

Dara cantik pembawa baki

Saat itu TV hitam putih 14 inchi merek National adalah pusat hiburan keluarga kami, bahkan para tetangga. Dan TVRI, yang mengudara dari pukul empat tiga puluh petang hingga menjelang tengah malam, adalah satu-satunya stasiun TV. Ada dua tayangan yang wajib ditonton, keduanya siaran langsung. Yang pertama, siaran langsung pertarungan tinju kelas berat Mike Tyson. Yang … Continue reading Dara cantik pembawa baki

Cita-citaku menjadi Polisi

Ketika kanak-kanak dulu, menjadi polisi adalah cita-citaku.  Pak polisi tampak gagah dan berwibawa sekali dibalik seragam coklat muda mereka.SD tempat aku bersekolah berada disebelah kantor polsek.  Aku senang melihat para polisi itu apel pagi dengan seragam mereka.Kekagumanku pada polisi turut dibentuk oleh film-film serial barat yang ditayangkan TVRI dimasa itu, seperti Chips, TJ Hooker atau … Continue reading Cita-citaku menjadi Polisi

Musibah Yang Menyelamatkan

Ini kejadian nyata tiga pekan lalu. Saya kembali ke Bogor setelah enam tahun untuk kunjungan singkat tidak lebih dari delapan belas jam. Misi utama adalah menyerahkan dua anak remaja saya, Daffa dan Zaki, kepada Kang Baban Sarbana untuk dibawa tinggal didesanya dikaki Gunung Salak. Kunjungan yang pendek tapi mempertemukan saya dengan dua orang pejuang tangguh. … Continue reading Musibah Yang Menyelamatkan