31. Mengenal produk asuransi jiwa: asuransi jiwa berjangka (term life assurance)

Mengetahui saya bekerja di industri asuransi, maka ramai keluarga, kawan dan kerabat menghubungi bila mana mereka memiliki persoalan, pertanyaan atau keraguan tentang asuransi. Meski tak semua mampu saya jawab dengan baik karena demikian luasnya cakupan asuransi. Paling banyak soalan mereka adalah terkait dengan asuransi jiwa atau kesehatan. Wajar, bagi seorang individu, perlindungan atas risiko-risiko terkait … Continue reading 31. Mengenal produk asuransi jiwa: asuransi jiwa berjangka (term life assurance)

Advertisements

30. Reasuransi treaty: buta dan otomatis

Pada penghujung artikel Reasuransi fakultatif: suka sama suka telah kita simpulkan bahwa kedua pihak (asuradur dan reasuradur) menikmati kebebasan penuh dalam penempatan reasuransi dan seluruh administrasi dilakukan secara individual, risiko per risiko. Dengan bertambahnya volume bisnis dan kebutuhan proteksi reasuransi fakultatif, hal ini akan menimbulkan masalah baru dimana kebutuhan sumber daya manusia dan lainnya akan … Continue reading 30. Reasuransi treaty: buta dan otomatis

29. Mengasuransikan Lebaran

Lebaran sebentar lagi menjelang. Perlukah asuransi untuk menyambutnya? Dengan penduduk sebagian besar beragama Islam, tak pelak hari raya Idul Fitri atau lebaran menjadi momen perayaan penting dan semarak setahun sekali. Banyak ragam aktivitas dan kemeriahan yang dilakukan seputar lebaran. Mulai dari mudik atau pulang kampung, silaturahim dengan kerabat, berwisata, belanja baju baru, memasak berbagai kuliner … Continue reading 29. Mengasuransikan Lebaran

28.Reasuransi Fakultatif: Suka sama suka

Pada artikel sebelumnya Reasuransi: Asuransipun perlu asuransi telah dibahas bahwa perusahaan asuransi yang mengelola portofolio risiko terancam bangkrut apabila total klaim yang harus dibayarnya melebihi premi yang berhasil dikumpulkan dan aset-aset lain yang dimilikinya. Ancaman kebangkrutan ini dapat terjadi melalui empat skenario yaitu terjadinya lonjakan frekuensi klaim, terjadinya lonjakan severity klaim (tingkat keparahan), terjadi lonjakan … Continue reading 28.Reasuransi Fakultatif: Suka sama suka

27. Reasuransi: asuransipun perlu asuransi

Bukan hanya anda, bahkan perusahaan asuransipun memerlukan asuransi. Begini kisahnya. Mengapa seorang pemilik risiko akhirnya memutuskan untuk memindahkan risikonya kepada pihak lain melalui asuransi konvensional atau membagi risikonya dengan para peserta yang lain melalui asuransi syariah? Karena berdasarkan analisanya, apabila risiko itu berubah menjadi bencana, ia tak akan sanggup menanggung konsekuensi finansialnya. Tahukah anda bahwa … Continue reading 27. Reasuransi: asuransipun perlu asuransi

26. Hati yang luka

Tidak lama selepas saya posting artikel 24. Makelar Asuransi, yang mengulas tentang agen dan pialang asuransi, tiba respon dari salah satu whatsapp group. Seorang kawan mendeklarasikan diri sebagai anti asuransi. Baginya asuransi adalah riba dan bertentangan dengan Syariah, tak terkecuali asuransi syariah. Namun sisi menarik dari kisahnya adalah bahwa ia pernah dikecewakan dan merasa ditipu … Continue reading 26. Hati yang luka

25. Koasuransi: Risiko Besar, Kapasitas Kurang

Koasuransi adalah situasi dimana sebuah risiko atau objek pertanggungan diasuransikan kepada dua atau lebih perusahaan asuransi. Singkatnya, satu tertanggung, tapi ada dua atau lebih penanggung. Kapasitas terbatas Alasan utama diperlukan lebih dari satu perusahaan asuransi untuk satu risiko adalah keterbatasan kapasitas atau kemampuan perusahaan asuransi untuk menanggung risiko tersebut. Misalnya, total harga pertanggungan sebuah IDR … Continue reading 25. Koasuransi: Risiko Besar, Kapasitas Kurang