Mengerti Asuransi

38. Mengenal produk asuransi jiwa: variable, universal life dan unit link

Produk asuransi jiwa whole life assurance (asuransi jiwa seumur hidup) yang kita bahas pada artikel sebelumnya Mengenal produk asuransi jiwa: asuransi seumur hidup dan endowment assurance memiliki setidaknya dua kelemahan yaitu: Hasil tabungan atau investasi yang relatif rendah.Rendahnya tingkat transparansi dari perusahaan asuransi terhadap pemegang polis. Keduanya sesungguhnya merupakan implikasi dari kenyataan bahwa perusahaan asuransi… Continue reading 38. Mengenal produk asuransi jiwa: variable, universal life dan unit link

Mengerti Asuransi

37. Mengenal produk asuransi jiwa: Asuransi jiwa seumur hidup dan endowment assurance

Artikel Mengenal produk asuransi jiwa: asuransi jiwa berjangka (term life assurance) telah memperkenalkan dua kelompok besar produk asuransi jiwa, yakni produk proteksi saja dan produk proteksi dan investasi. Kelompok pertama telah dijabarkan oleh artikel itu, yang meliputi bahasan singkat tentang term life assurance, baik yang harga pertanggungannya tetap maupun menurun. Asuransi jiwa berjangka (term life… Continue reading 37. Mengenal produk asuransi jiwa: Asuransi jiwa seumur hidup dan endowment assurance

Mengerti Asuransi

36. Alur kontribusi reasuransi syariah akad wakalah (non-Indonesian model)

Dengan mencermati alur kontribusi atau premi yang diuraikan oleh dua artikel terdahulu (no 34 dan 35), pembaca tentu telah dapat melihat perbedaan antara praktek reasuransi syariah akad wakalah bil ujrah dan reasuransi konvensional. Sebagian dari anda mungkin berpendapat bahwa mekanisme reasuransi syariah terlihat lebih rumit dari pada konvensional. Ini adalah konsekuensi dari pembelahan kontribusi menjadi… Continue reading 36. Alur kontribusi reasuransi syariah akad wakalah (non-Indonesian model)

Mengerti Asuransi

35. Alur premi pada reasuransi konvensional

Selepas rilis dua artikel terakhir tentang alur kontribusi pada asuransi dan reasuransi syariah dengan akad wakalah bil ujrah, muncul ide untuk memaparkan pula bagaimana alur premi pada asuransi dan reasuransi konvensional. Dengan demikian pembaca dapat melihat atau membandingkan perbedaan kedua praktek yang merupakan implikasi dari perbedaan prinsip yang melandasi. Sebagaimana telah dibahas pada artikel-artikel sebelumnya,… Continue reading 35. Alur premi pada reasuransi konvensional

Mengerti Asuransi

34. Alur kontribusi pada reasuransi syariah dengan akad wakalah bil ujrah

Telah diuraikan dalam artikel sebelumnya Alur kontribusi pada asuransi syariah dengan akad wakalah bil ujrah bahwa kontribusi yang dibayarkan peserta dibelah menjadi dana tabarru' dan ujrah. Bila skema asuransi menggunakan wakalah bil ujrah, maka secara alamiah akan lebih mudah dan efisien apabila reasuransi syariah juga menggunakan akad yang sama. Bagaimana penerapannya dalam praktek? Berikut uraiannya.… Continue reading 34. Alur kontribusi pada reasuransi syariah dengan akad wakalah bil ujrah

Mengerti Asuransi

33. Alur kontribusi pada asuransi syariah dengan akad wakalah bil ujrah

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah memfatwakan bahwa wakalah bil ujrah adalah salah satu akad yang dapat digunakan dalam skema asuransi syariah untuk menjelaskan hubungan antara perusahaan asuransi sebagai operator dan para peserta. Lebih lanjut mengenai akad ini dapat dibaca di Membaca Fatwa no. 52/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Wakalah bil Ujrah pada Asuransi Syariah… Continue reading 33. Alur kontribusi pada asuransi syariah dengan akad wakalah bil ujrah

Mengerti Asuransi

32. Kenapa polis asuransi syariah saya tidak ada bagi hasilnya?

Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh konsumen asuransi syariah. Dalam sebuah seminar kecil sebagai bagian dari pelantikan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Malaysia oleh Ketua OJK merangkap Ketua MES Pusat, Prof. Dr. Wimboh Santoso, di KBRI Kuala Lumpur, 21 September 2019 yang lalu, ia kembali mengemuka. Persepsi bahwa setiap produk asuransi… Continue reading 32. Kenapa polis asuransi syariah saya tidak ada bagi hasilnya?