Four eyes principle

Bagi yang berkarir diindustri asuransi, terutama underwriter, tentulah sangat familiar dengan istilah ini, four eyes principle. Underwriter adalah seseorang yang menganalisa sebuah risiko lalu mengambil keputusan apakah akan mengambil risiko tersebut atau tidak. Ia pula yang menetapkan, bila keputusannya adalah mengambil risiko itu, terms and conditions (syarat dan ketentuan) untuk pertanggungan tersebut. Syarat dan ketentuan … Continue reading Four eyes principle

Advertisements

Galau Asuransi Umum Syariah: Palu Gada & Ekslusifitas

Hari Jumat di awal April 2019, saya ambil cuti sehari dan terbang ke Jakarta untuk menyelesaikan beberapa urusan pribadi diakhir pekan.  Seperti biasa, berusaha menghabiskan waktu ditanah air dengan kegiatan-kegiatan positif, paling tidak berjumpa dengan kawan sambil ngopi.  Sore itu saya bertemu dengan seorang kawan dari industri asuransi yang telah bertahun-tahun aktif menjadi pialang reasuransi. … Continue reading Galau Asuransi Umum Syariah: Palu Gada & Ekslusifitas

Galau Asuransi Umum Syariah: Satu Chef, Dua Dapur

Saya hendak melanjutkan seri kegalauan yang telah disinggung dua episode sebelumnya.  Pada Galau pertama tentang spin-off atau tidak, telah kita bahas bahwa shared services dapat menjadi solusi untuk menekan biaya operasional perusahaan asuransi baru selepas spin-off.  Galau episode dua tentang dimungkinkannya suatu resiko diasuransikan oleh campuran kapasitas konvensional dan syariah.  Kini kita akan menyambung keduanya. Perusahaan … Continue reading Galau Asuransi Umum Syariah: Satu Chef, Dua Dapur

Engineering Fee dan Facultative Excess of Loss

Akhirnya AAUI mengambil langkah kongkrit untuk membasmi hama engineering fee (EF) yang telah menggerogoti industri asuransi umum Indonesia beberapa tahun belakangan.  Telah terbit SK AAUI no. 22 tahun 2018 yang berisi do's dan don'ts bagi perusahaan asuransi dan reasuransi anggota AAUI.  Butir-butir SK ini dapat dilihat sebagai ikrar atau komitmen industri karena diputuskan bersama, bahkan … Continue reading Engineering Fee dan Facultative Excess of Loss

Galau Asuransi Umum Syariah: Susah bener ngangkatnya!

Kembali disela-sela Indonesia Rendezvous, Oktober 2018 lalu, di Nusa Dua, Bali.  Saya berbincang ringan dengan seorang eksekutif asuransi umum terkemuka yang lain, yang memiliki perusahaan asuransi syariah fully pledged dalam grupnya.  Ia sedang galau, tentang perusahaan syariahnya. Ia bertanggung jawab atas pencapaian target penjualan cabang-cabang diseluruh Indonesia, baik konvensional maupun syariah.  Galaunya tentu tidak tentang … Continue reading Galau Asuransi Umum Syariah: Susah bener ngangkatnya!

Galau Asuransi Umum Syariah: Spin off atau Menyerah?

Di sela-sela Indonesia Rendezvous akhir Oktober 2018 lalu di Nusa Dua, Bali, saya berbincang santai dengan seorang eksekutif asuransi umum terkemuka yang memiliki Unit Usaha Syariah (UUS).  Ia rupanya sedang galau, tentang nasib UUS-nya, apakah akan dilanjutkan dengan spin-off atau menyerahkan lisensi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berhenti menyediakan proteksi asuransi umum syariah.Galau yang masuk akal, mengingat … Continue reading Galau Asuransi Umum Syariah: Spin off atau Menyerah?

Janganlah berlebihan membenci engineering fee

Engineering fee jelas merupakan fenomena pelik sekaligus memalukan bagi industri asuransi umum.  Namun kita tetap harus berlaku adil padanya.  Tidak sepatutnya kita berlebihan membenci dan mengutuk engineering fee, karena ia bukan satu-satunya persoalan.  Ia hanyalah salah satu dari mata rantai persoalan yang kait mengait. Sumber: madib.blog.unair.ac.id Dua puluh satu tahun lalu, saat saya terjerumus kedalam … Continue reading Janganlah berlebihan membenci engineering fee