27. Reasuransi: asuransipun perlu asuransi

Bukan hanya anda, bahkan perusahaan asuransipun memerlukan asuransi. Begini kisahnya. Mengapa seorang pemilik risiko akhirnya memutuskan untuk memindahkan risikonya kepada pihak lain melalui asuransi konvensional atau membagi risikonya dengan para peserta yang lain melalui asuransi syariah? Karena berdasarkan analisanya, apabila risiko itu berubah menjadi bencana, ia tak akan sanggup menanggung konsekuensi finansialnya. Tahukah anda bahwa … Continue reading 27. Reasuransi: asuransipun perlu asuransi

Advertisements

26. Hati yang luka

Tidak lama selepas saya posting artikel 24. Makelar Asuransi, yang mengulas tentang agen dan pialang asuransi, tiba respon dari salah satu whatsapp group. Seorang kawan mendeklarasikan diri sebagai anti asuransi. Baginya asuransi adalah riba dan bertentangan dengan Syariah, tak terkecuali asuransi syariah. Namun sisi menarik dari kisahnya adalah bahwa ia pernah dikecewakan dan merasa ditipu … Continue reading 26. Hati yang luka

23. Personal or non-personal

Pada artikel sebelumnya telah disebutkan bahwa macam ragam asuransi dapat ditinjau dari dua sudut pandang berbeda, yaitu objek risikonya atau pemilik dari objek risiko tersebut. Telah kita bahas sudut pandang pertama dalam artikel terdahulu, kini mari kita tinjau sudut pandang kedua, yakni pemilik risiko. Objek risiko dapat berupa aset riil (tangible asset) seperti bangunan atau … Continue reading 23. Personal or non-personal

22. Macam ragam asuransi

Telah dua puluh satu artikel dalam bagian ini membahas sisi teori dari asuransi, baik asuransi konvensional maupun syariah.  Kini saatnya melihat apa yang disediakan oleh industri asuransi untuk manfaat bagi publik. Publik sering dibuat bingung karena demikian banyaknya macam ragam produk asuransi disekitar mereka dengan berbagai nama dan fitur. Padahal produk-produk itu pada dasarnya adalah … Continue reading 22. Macam ragam asuransi