Understanding Insurance

13. How to make Insurance in line with Shariah?

Discussions in the last two articles Why is conventional insurance not in line with Sharia? (part 1) and Why is conventional insurance not in line with Sharia? (part 2) have led us to the conclusion that the principal problem that makes conventional insurance unacceptable to Shariah is the mechanism of transferring risk from the insured… Continue reading 13. How to make Insurance in line with Shariah?

Understanding Insurance

11. Why is conventional insurance not in line with Shariah? (part 1)

As promised in the previous article Why do we still need Sharia compliant insurance?, let us now discuss the reasons why conventional insurance is not acceptable by Shariah even though it plays very noble role and several legally recognized fences have been created to protect it from falling into gambling or speculation. Risk transfer and… Continue reading 11. Why is conventional insurance not in line with Shariah? (part 1)

dkhairatTV

Video: Apa yang salah dengan JS Saving Plan?

Video ini menjelaskan dengan singkat fitur-fitur JS Saving Plan dan memposisikannya dalam kategorisasi produk-produk asuransi jiwa. Tak kalah pentingnya, video ini menguraikan persoalan teknis produk JS Saving Plan yang mengakibatkan gagal bayar oleh Asuransi Jiwasraya.

Riskonomics

Apa yang salah dengan JS Saving Plan?

Note: Video terkait artikel ini: Apa yang salah dengan JS Saving Plan? Produk-produk asuransi jiwa yang demikian banyak nama dan corak ragamnya dapat dibagi kedalam dua kelompok besar, yaitu tanpa investasi dan dengan investasi. Selanjutnya produk dengan investasi dapat dibagi dua yaitu yang investasinya dijamin dan tidak dijamin.  Source: Merdeka.com Produk tanpa investasi hanya memberi… Continue reading Apa yang salah dengan JS Saving Plan?

Mengerti Asuransi

38. Mengenal produk asuransi jiwa: variable, universal life dan unit link

Produk asuransi jiwa whole life assurance (asuransi jiwa seumur hidup) yang kita bahas pada artikel sebelumnya Mengenal produk asuransi jiwa: asuransi seumur hidup dan endowment assurance memiliki setidaknya dua kelemahan yaitu: Hasil tabungan atau investasi yang relatif rendah.Rendahnya tingkat transparansi dari perusahaan asuransi terhadap pemegang polis. Keduanya sesungguhnya merupakan implikasi dari kenyataan bahwa perusahaan asuransi… Continue reading 38. Mengenal produk asuransi jiwa: variable, universal life dan unit link

Riskonomics

Sadikin dan Jamila

Menjadi sakit adalah momok sangat menakutkan bagi sebagian besar rakyat Indonesia selama puluhan tahun. Karena ia dapat menguras sumber daya finansial seseorang atau sebuah keluarga demikian ganasnya. Istilah Sadikin (Sakit sedikit langsung miskin) atau Jamila (Jadi miskin lagi) cukup representatif menggambarkan kondisi seseorang atau sebuah keluarga saat harus berurusan dengan sakit. Solusi atas momok itu… Continue reading Sadikin dan Jamila

Mengerti Asuransi

37. Mengenal produk asuransi jiwa: Asuransi jiwa seumur hidup dan endowment assurance

Artikel Mengenal produk asuransi jiwa: asuransi jiwa berjangka (term life assurance) telah memperkenalkan dua kelompok besar produk asuransi jiwa, yakni produk proteksi saja dan produk proteksi dan investasi. Kelompok pertama telah dijabarkan oleh artikel itu, yang meliputi bahasan singkat tentang term life assurance, baik yang harga pertanggungannya tetap maupun menurun. Asuransi jiwa berjangka (term life… Continue reading 37. Mengenal produk asuransi jiwa: Asuransi jiwa seumur hidup dan endowment assurance

Riskonomics

Curhat nasabah Bumiputera

Senin, 11 November 2019. Sehari selepas hari Pahlawan.  Tidak ada yang istimewa.  Saya memposting link ke salah satu artikel diblog yang sempat saya update semalam.  Tidak istimewa.  Hanya terjemahan kedalam Bahasa Inggris dari artikel pendek tentang judi vs asuransi yang saya tulis beberapa bulan lalu dalam Bahasa Indonesia. Tetapi, respon postingan itu disalah satu grup… Continue reading Curhat nasabah Bumiputera

Mengerti Asuransi

36. Alur kontribusi reasuransi syariah akad wakalah (non-Indonesian model)

Dengan mencermati alur kontribusi atau premi yang diuraikan oleh dua artikel terdahulu (no 34 dan 35), pembaca tentu telah dapat melihat perbedaan antara praktek reasuransi syariah akad wakalah bil ujrah dan reasuransi konvensional. Sebagian dari anda mungkin berpendapat bahwa mekanisme reasuransi syariah terlihat lebih rumit dari pada konvensional. Ini adalah konsekuensi dari pembelahan kontribusi menjadi… Continue reading 36. Alur kontribusi reasuransi syariah akad wakalah (non-Indonesian model)