Ramadan tempo doeloe (24): Mudik menghantar nyawa

Terjebak macet dan tak dapat keluar dari jalan bebas hambatan berbayar hingga lebih dari sehari semalam adalah sesuatu yang luar biasa dan tak bisa dimaklumi sekedar sebagai akibat terlalu banyaknya pemudik dan terbatasnya prasarana.  Lebih memilukan karena setidaknya dua belas jiwa melayang. Saya berani menyatakan pastilah ada kegagalan pengaturan, koordinasi dan pengambilan keputusan dari otoritas-otoritas … Continue reading Ramadan tempo doeloe (24): Mudik menghantar nyawa

Advertisements