17. Membaca Fatwa no. 52/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Wakalah bil Ujrah pada Asuransi Syariah dan Reasuransi Syariah

Setelah membaca fatwa DSN-MUI tentang akad tabarru' pada artikel sebelumnya, kini kita membahas fatwa pasangannya yaitu tentang akad wakalah bil ujrah. Bab Menimbang fatwa ini mengutip QS An Nisa (4):9, QS Al Hasyr (50):18, QS At Taubah (9):60, QS Al Kahf (18):19, QS Yusuf (12):55, QS An Nisa (4):58, QS An Nisa (4):35, QS Al … Continue reading 17. Membaca Fatwa no. 52/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Wakalah bil Ujrah pada Asuransi Syariah dan Reasuransi Syariah

Advertisements

16. Membaca Fatwa no. 53/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru’ pada asuransi syariah

Dalam dua artikel terakhir Asuransi Konvensional vs Syariah: Perikatan antara Para Pihak dan Asuransi Konvensional vs Syariah: Peran, Hak dan Kewajiban para Pihak kita telah mendiskusikan bahwa struktur perikatan antara para pihak dalam asuransi syariah berbeda dengan konvensional. Perbedaan itu demikian fundamental sehingga membawa perbedaan peran, hak dan kewajiban dari para pihak yang terlibat. Mestinya … Continue reading 16. Membaca Fatwa no. 53/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru’ pada asuransi syariah

Galau Asuransi Umum Syariah: Susah bener ngangkatnya!

Kembali disela-sela Indonesia Rendezvous, Oktober 2018 lalu, di Nusa Dua, Bali.  Saya berbincang ringan dengan seorang eksekutif asuransi umum terkemuka yang lain, yang memiliki perusahaan asuransi syariah fully pledged dalam grupnya.  Ia sedang galau, tentang perusahaan syariahnya. Ia bertanggung jawab atas pencapaian target penjualan cabang-cabang diseluruh Indonesia, baik konvensional maupun syariah.  Galaunya tentu tidak tentang … Continue reading Galau Asuransi Umum Syariah: Susah bener ngangkatnya!

Meminta fatwa MUI

Hiruk pikuk dan puja hujat terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) belakangan ini mengingatkan saya pada pengalaman tiga belas tahun silam.  Saat itu perusahaan reasuransi tempat saya bekerja memutuskan untuk membuka divisi syariah.  Basis pelanggan sudah ada, yaitu perusahaan asuransi syariah dan cabang-cabang syariah dari perusahaan asuransi konvensional yang bertumbuhan seperti jamur dimusim penghujan. Asuransi syariah … Continue reading Meminta fatwa MUI