Kabacarito

Kedai dan lapak yang terlupakan

Bagiku hikmah yang paling menampar-nampar dari kejadian-kejadian ditanah air belakangan ini adalah betapa kita telah melupakan warung-warung kecil milik para tetangga kita.Kita kini memang lebih suka berbelanja ke supermarket atau bahkan hypermarket -karena saking besarnya- yang dimiliki perusahaan multinasional bermodal raksasa. Banyak memang kelebihan yang ditawarkan, harga murah, kenyamanan gedung besar berhawa sejuk, pelayanan terbaik… Continue reading Kedai dan lapak yang terlupakan

Uncategorized

Ramadan tempo doeloe (10): Pasa Mambo

Ketika masih tinggal didusun bersama Ibu dan Abak, selama bulan Ramadan, pabukoan (makanan pembatal puasa) selalu kami buat sendiri.  Bahkan beberapa bahan bakunya seperti ubi, singkong, pisang, labu, pepaya, alpukat dan tebu, berasal dari kebun sendiri.  Didusun kami tidak ada pasar kaget yang tiba-tiba muncul dibulan Ramadan saja, dimana kita dapat membeli segala macam pabukoan.  Paling-paling,… Continue reading Ramadan tempo doeloe (10): Pasa Mambo