30. Reasuransi treaty: buta dan otomatis

Pada penghujung artikel Reasuransi fakultatif: suka sama suka telah kita simpulkan bahwa kedua pihak (asuradur dan reasuradur) menikmati kebebasan penuh dalam penempatan reasuransi dan seluruh administrasi dilakukan secara individual, risiko per risiko. Dengan bertambahnya volume bisnis dan kebutuhan proteksi reasuransi fakultatif, hal ini akan menimbulkan masalah baru dimana kebutuhan sumber daya manusia dan lainnya akan … Continue reading 30. Reasuransi treaty: buta dan otomatis

Advertisements

28.Reasuransi Fakultatif: Suka sama suka

Pada artikel sebelumnya Reasuransi: Asuransipun perlu asuransi telah dibahas bahwa perusahaan asuransi yang mengelola portofolio risiko terancam bangkrut apabila total klaim yang harus dibayarnya melebihi premi yang berhasil dikumpulkan dan aset-aset lain yang dimilikinya. Ancaman kebangkrutan ini dapat terjadi melalui empat skenario yaitu terjadinya lonjakan frekuensi klaim, terjadinya lonjakan severity klaim (tingkat keparahan), terjadi lonjakan … Continue reading 28.Reasuransi Fakultatif: Suka sama suka

Excess of loss retakaful is not Shariah compliant?

On a sunny Friday afternoon, a young PhD candidate in Islamic Finance came for a discussion about non-proportional method of retakaful. She brought with her an ISRA paper that briefly touched this topic but not conclusive in any way. She had the impression that authors question shariah compliance of non-proportional retakaful method. The reason being … Continue reading Excess of loss retakaful is not Shariah compliant?

Adakah masa depan bagi asuransi syariah?

Artikel ini adalah penjabaran dari presentasi bertajuk 'The future of takaful: can it be driver of Islamic finance revitalization?" dalam sesi kedua dari OJK International Conference on Islamic Finance yang dilaksanakan di Jakarta pada 29 September 2016.  Presentasi yang dirancang untuk pemaparan selama lima belas hingga dua puluh menit ini, pada kenyataannya hanya diberikan waktu … Continue reading Adakah masa depan bagi asuransi syariah?

We don’t Need Insurance and Takaful (part 2)

We end part 1 with a million dollar question, where is takaful?  If we have such a strong and efficient inner and outer layers of economic security system, does the World really need takaful or even insurance? I would say Yes, for following reasons:All layers discussed in part 1, with waqf being an exception, focus on … Continue reading We don’t Need Insurance and Takaful (part 2)