Aku dan Pemilu

1992 Aku masih sekolah kelas dua SMA, di Kerinci. Mencoblos untuk pertama kali. Mendebarkan, seperti jelang malam pertama. Saat itu hanya tiga kontestan, PPP, Golkar dan PDI, tidak berubah sejak 1977. Ibu yang pegawai negeri menyarankan Golkar, sementara Abak (Ayah) yang multi-profesi, typical urang awak, bersifat netral, terserah aku. Dibilik TPS yang meminjam ruang kelas … Continue reading Aku dan Pemilu

Advertisements